Kamis, 10 Desember 2009

Tuhan itu tidak memberikan kita takdir, tapi Tuhan itu memberikan kita pilihan.



Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh
selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa
mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.
Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai
dia.Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.


Gue paling nggak suka denger orang ngomong "mungkin udah takdir gue seperti ini, jd gue mau apa lagi" kedengarannya manusia seperti ini tidak layak hidup, menurut gue manusia yang pesimis menjalani hidup ini tidak punya tempat yang layak untuk hidup di bumi ini.


Manusia yang sudah menentukan kalau itu takdirnya dan mereka stop di takdir itu, seperti manusia yang hidup dalam kemiskinan, manusia yang hidup dalam keterpurukan, manusia yang hidup dalam kehinaan dan mereka sekalipun tidak pernah berani keluar menghancurkan tembok kekesalan itu dan mulai beranjak ke arah hidup yang lebih baik adalah gambaran manusia-manusia yang benar-benar mengecewakan.

Tuhan tidak membatasi kita tentang takdir, tapi Tuhan memberikan kita pilihan, kalau jalan keburukan yang kita ambil maka inilah takdir yang kita dapat, dan sebaliknya jika kita memilih jalan kebaikan maka inilah takdir yang diberikan Tuhan.

Logikanya apakah ada manusia di bumi ini yang tau akan takdirnya? kalau kita tidak pernah tau, Lalu mengapa kita tidak membuat seolah-olah takdir kita itu BAIK?? Karena gue yakin setiap manusia itu pasti diciptakan dengan takdir yang baik. Mana mungkin ada satu manusia diciptakan Tuhan dengan takdir yang buruk.

Dhasyat… begitu sempurnanya Tuhan menyayangi kita. Dan pertanyaannya apakah kita juga menyayangi Tuhan. Kalau kita benar-benar menyayangi Tuhan, buktikanlah mulai dari sekarang kalau Tuhan itu tidak salah telah memberi kita kehidupan. Berjuanglah untuk hidup.

ini untuk sudara-saudaraku yang merasa hidupnya tidak adil, yang merasa hidup itu tidak berpihak padanya. mulai dari sekarang pahamilah, manusia dengan masalah yang berat adalah manusia yang kuat di pilih Tuhan. mana mungkin manusia yang lemah akan dihadapkan kepada masalah yang besar. ingat konsepnya Tuhan itu tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan manusia tersebut. mari berjuang untuk hidup, dengan gagah, dengan segala keramahan dan kebaikan, hidup dengan kekuatan terbaik dan kita mulai taklukan segala macam bentuk cobaan di atas bumi ini. karena kita adalah manusia pilihan. ^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar